tanda-tanya-merah

 

Gaul Fresh.com- Ups, ada yang ketangkep lagi. Nambah tersangka korupsi lagi. Yang lagi serem-seremnya, korupsi berjamaah di Sumut. Fantastis, melibatkan puluhan orang. Diantaranya ada orang penting dan mantan orang penting di Sumut. Bahkan tersangka utamanya, mantan orang nomor satu di Sumut. Astaghfirullah. Demokrasi memang semakin nunjukin kebusukannya, memproduksi banyak pejabat koruptor.

 

Apa respon masyarakat? Sebagian besar tentu makin miris, makin terbuka mata, hati dan pikirannya, makin eneg sama demokrasi, makin ngerasa butuh sistem pengganti, makin sadar kalau Islamlah sistem terbaik sepanjang masa.

 

Sebagian kecil ada yang sekedar bilang, “Kita hormati proses hukum. Kalau memang terbukti bersalah, pantas dihukum. Yang ini masih mending. Karena anggap pelaku kejahatan layak menerima ganjaran atas kejahatannya.

 

Paling aneh respon sebagian kecil lainnya, “Semoga pak Anu tabah atas musibah ini”. Lah, kata-kata ini layaknya menempatkan si pelaku sebagai korban. Kok tersangka pelaku kejahatan bukannya disikapi tegas, malah berbelasungkawa. Apa lebih suka pelaku kejahatan tetap dalam kejahatannya dan tetap menzhalimi hak orang lain? Ah, ada-ada saja.

 

Kejahatan rupa-rupa. Kemaksiatan beraneka. Kezhaliman semakin nyata. Buat apa tetap bertahan dengan demokrasi yang buruk rupa. Jangan lupa, kalau sistem kapitalis demokrasi yang dijalankan pemerintah, tak akan pernah buat rakyat sejahtera. Apa mau korupsi terus merajalela? Yuk mikir.

 

By. Eva Arlini (Kontributor Gaul Fresh&Aktivis MHTI)

Eva MustanirCelotehNewsaneh,Kok Dianggap Korban,Pelaku Kejahatan  Gaul Fresh.com- Ups, ada yang ketangkep lagi. Nambah tersangka korupsi lagi. Yang lagi serem-seremnya, korupsi berjamaah di Sumut. Fantastis, melibatkan puluhan orang. Diantaranya ada orang penting dan mantan orang penting di Sumut. Bahkan tersangka utamanya, mantan orang nomor satu di Sumut. Astaghfirullah. Demokrasi memang semakin nunjukin kebusukannya, memproduksi banyak...Refresh Your Mind
The following two tabs change content below.
Orang Medan yang rindu hidup dalam Kehidupan Islam, hobi nulis untuk memperluas jangkauan dakwah. 5 buah tulisannya sudah dibukukan dalam buku antologi. Berbagai artikelnya pernah dimuat di surat kabar lokal maupun nasional. Semoga kemenangan Islam cepat terwujud, amin

Latest posts by Eva Mustanir (see all)