Slide1Gaulfresh.com – Pada fitrahnya manusia telah ciptakan bersama dengan keadaan umumnya manusia, salah satu fitrah yang Allah ciptakan pada manusia hasrat mencintai dan dicintai. Cinta bagi setiap orang mempunyai banyak definisi yang berbeda. Namun, ada satu makna yang semua orang sepakat tentang cinta yakni bahwa cinta sangat melekat dengan ungkapan kasih-sayang, pengasih, dan penyayang. Bagi seorang muslim mencintai haruslah diletakkan pada tempatnya sebab jika salah menempatkan cinta tersebut akan membahayakan bagi si pecinta atau yang dicintainya.
Wujud Cinta Kepada Allah
Kecintaan yang utama bagi seorang muslim adalah meletakkan cinta kepada Allah Swt sebagai dzat yang Maha Pencipta. Mencintai Allah harus diletakkan pada posisi tertinggi dalam hidup manusia sehingga tidak boleh ada kecintaan yang setara dengan kecintaan pada Allah. Rasa cinta kepada Allah harus diwujudkan dengan segenap kemampuan melalui ketaatan terhadap segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya. Pada rasa kecintaan yang ditujukan kepada makhluk, maka rasa cinta itu pun harus dilandasi cintanya karena Allah. Sehingga standar cinta dan benci hanyalah karena Allah.
Seseorang akan bersama dengan orang yang dicintainya. (HR.Ahmad)
Jika seorang muslim mengakui mencintai Allah maka sudah selayaknya ia melakukan segala perintah Allah dengan segenap kemampuan agar dijalankan dalam kehidupan. Begitupula larangan Allah maka dengan segenap kemampuan untuk menjauhinya. Jika masih terbesit dalam diri untuk melakukan kemaksiatan maka perlu dipertanyakan kecintaannya kepada Allah. Sebagaimana kita saksikan saat ini fenomena anak muda –mudi yang saling mencintai (dibaca: pacaran) rela mengorbankan segalanya demi membuktikan cintanya pada sang kekasih padahal kecintaannya tersebut tidak diletakkan pada tempatnya yakni cintanya dalam rangka bermaksiat pada Allah. Sebab, pacaran adalah aktivitas yang mendekati zina bahkan kerap kali pacaran selalu identik dengan perzinaan dan hasilnya pun tak jarang berujung pada aborsi hasil perzinaan.
Jadi, bagaimana kita mewujudkan cinta kita pada Allah?
Mewujudkan cinta kepada Allah telah ada panduannya dalam kitab suci al-Quran. Al-Quran lah yang menjadi pemandu kita dalam beraktivitas agar sesuai perintah Allah dan terhindar dari laranganNya.[mrizki]

Muhammad Rizki (Kontributor Gaulfresh)

http://gaulfresh.com/wp-content/uploads/2016/02/Slide11-1024x576.jpghttp://gaulfresh.com/wp-content/uploads/2016/02/Slide11-150x150.jpgRizkiCintacinta,Mewujudkan,pada,tempatnyaGaulfresh.com - Pada fitrahnya manusia telah ciptakan bersama dengan keadaan umumnya manusia, salah satu fitrah yang Allah ciptakan pada manusia hasrat mencintai dan dicintai. Cinta bagi setiap orang mempunyai banyak definisi yang berbeda. Namun, ada satu makna yang semua orang sepakat tentang cinta yakni bahwa cinta sangat melekat dengan...Refresh Your Mind