KORBAN PACARANGaulfresh.com – Marah, kesal, geram dan semakin jiji dengan yang namanya pacaran. Gara-gara dia korban terus berjatuhan, dan kebanyakan korban adalah perempuan. Sebut saja ‘perempuan 1’ ia berhubungan dengan pacarnya sudah sekian tahun. Sampai pada akhirnya kisah memilukan itu pun terjadi, selepas kelulusannya dari Madrasah Aliyah ia mendapatkan hadiah dari pacarnya yakni kehamilan yang sudah menginjak 5 bulan.

Hadiah yang rasanya sama sekali tidak diharapkan, ya iya lah enaknya hadiah kelulusan itu diberi kesempatan melanjutkan pendidikan eh malah diberi kesempatan untuk menangis dalam ratapan karena kehamilan. Emang iya sih, pacarnya menikahinya dalam kondisi ia sudah hamil. Bahkan resepsi pun digelar disertai dangdutan. Hmmm sudah dosa ditambah lagi perayaan resepsi yang tidak berkah. Astagfirullahal’adziim

Beberapa bulan kemudian terlahirlah anak perempuan, dan dikabarkan laki-laki itu mulai gak karuan. Doyannya mabuk-mabukan dan sudah jarang pulang –duuuh kayak bang toyib aja yaa jarang pulang- yaa anak istri di rumah sudah pasti diterlantarkan. Waktu terus berlaju bulan demi bulan, sampai pada usia bayi menginjak enam bulan. Disinilah kabar yang lebih mengejutkan, yakni terjadilah perceraian. Nah lho, kalau sudah begini siapa yang dirugikan? Yaps benar, sudah pasti perempuan. Dan itu semua gara-gara pacaran.

Satu lagi, ‘perempuan 2’ ia sudah berpacaran kurang lebih selama satu tahun. Pacarnya juga masih anak sekolah lhoo, anak SMP. Kehamilan ketahuan di usia empat bulan, ‘perempuan 2’ terpaksa harus mengundurkan diri sebagai peserta didik karena memang kehamilan tak bisa disembunyikan. Terputuslah proses pembelajaran, padahal usianya masih belia ia masih kelas X.

Apa sama nasib yang dirasakan oleh laki-laki? Jelas tidak, dia tetap bisa sekolah. Bahkan ketika dipanggil oleh pihak sekolah untuk konfirmasi, laki-laki tersebut dengan entengnya mengatakan bahwa anak yang dikandung ‘perempuan 2’ bukanlah miliknya. Nah lhooo, sudah mengorbankan segalanya sampai hamil  dan sekolah pun tak dilanjutkan itu jabang bayi yang ada dalam kandungan tak diakui. Rasanya sakin sekali bukan?

Sahabat semua, kisah kedua anak perempuan diatas adalah bagian kecil dari korban-korban lain yang jatuh dari aktifitas pacaran. Seharusnya ini semakin membuat kita sadar bahwa sampai kapanpun pacaran itu akan merugikan, merugikan di dunia ya kurang lebih seperti kisah diatas. Dan pastinya merugi diakhirat karena tinggal menunggu siksa neraka.

Wahai sahabat yang masih betah dengan pacaran, segeralah putuskan atau kau dapatkan penyeselan. Wahai sahabat yang sudah tidak lagi pacaran dan telah lama tersadarkan, jangan diam saja dan merasa dirimu aman. Selamatkanlah dan terus sadarkan mereka aktifis pacaran untuk segera meninggalkannya dan kembali berjalan di jalan Allah dengan taat pada syariat-Nya.

 

Oleh: Sarah Mulyani (Kontributor Gaul Fresh)

http://gaulfresh.com/wp-content/uploads/2016/05/KORBAN-PACARAN.jpghttp://gaulfresh.com/wp-content/uploads/2016/05/KORBAN-PACARAN-150x150.jpgsarah mulyani#IndonesiaTanpaPacaranArtikelCintabiadab,KORBAN,pacaran,penyesalanGaulfresh.com – Marah, kesal, geram dan semakin jiji dengan yang namanya pacaran. Gara-gara dia korban terus berjatuhan, dan kebanyakan korban adalah perempuan. Sebut saja ‘perempuan 1’ ia berhubungan dengan pacarnya sudah sekian tahun. Sampai pada akhirnya kisah memilukan itu pun terjadi, selepas kelulusannya dari Madrasah Aliyah ia mendapatkan hadiah...Refresh Your Mind
The following two tabs change content below.
Good person is not certain good from Allah and also bad person is not certain bad from Allah.

Latest posts by sarah mulyani (see all)