50355_122898804396096_4172867_n

Gaul Fresh.com- Jelang natal dan tahun baru, tokoh-tokoh agama Islam menghimbau umat Islam untuk menjaga toleransi. “Jangan sampai ada aksi terorisme”, ucap mereka. Saya kok jadi sedih ya mendengarnya. Seolah umat Islam jahat dan biang terorisme.

Padahal siapa sih yang buat teror dan membakar mesjid saat sholat idul fitri di Tolikara? Teroris Gidi kan? Hidup muslim Tolikara nggak tenang tiap harinya. Muslimahnya dilarang memakai kerudung, nggak boleh ada adzan dan kemaren disuruh memasang bendera israel di rumah- rumah mereka. Kalau nggak dilakukan, maka di denda 500 ribu rupiah. Bukankah ini yang namanya terorisme. Trus Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang udah banyak bikin kerusuhan dan penembakan, bukan terorisme ya?

Ujung ujungnya, demi tetap dikatakan bersikap toleran, karyawan muslim dipaksa pakai atribut perayaan natal, para pejabat pengucapkan selamat natal. Bahkan presiden ikut merayakan natal. Perayaan tahun baru masehi dibuat lebih meriah lagi. Tanpa sadar banyak muslim bersikap tasyabbuh (meniru-niru prilaku agama lain).

Kita nggak boleh down ya sobat, mendengar Islam terus dicap sebagai teroris. Sesungguhnya makna terorisme yang diikuti pemerintah mengikuti Amerika yang memang memusuhi Islam dan umatnya. Kita harus tetap teguh memegang prinsip Islam, tetap mengkaji Islam dengan mendalam dan mendakwahkan Islam agar terterapkan secara keseluruhan. Saat kehidupan Islam sudah diterapkan dengan sempurna, maka wibawa Islam dan umatnya akan kembali seperti semula.

By. Eva Arlini (Kontributor Gaul Fresh & Aktivis MHTI)

Eva MustanirAqidahCelotehMemegang,Prinsip Islam,Tetap TeguhGaul Fresh.com- Jelang natal dan tahun baru, tokoh-tokoh agama Islam menghimbau umat Islam untuk menjaga toleransi. “Jangan sampai ada aksi terorisme”, ucap mereka. Saya kok jadi sedih ya mendengarnya. Seolah umat Islam jahat dan biang terorisme. Padahal siapa sih yang buat teror dan membakar mesjid saat sholat idul fitri di...Refresh Your Mind
The following two tabs change content below.
Orang Medan yang rindu hidup dalam Kehidupan Islam, hobi nulis untuk memperluas jangkauan dakwah. 5 buah tulisannya sudah dibukukan dalam buku antologi. Berbagai artikelnya pernah dimuat di surat kabar lokal maupun nasional. Semoga kemenangan Islam cepat terwujud, amin

Latest posts by Eva Mustanir (see all)