eizkiGaulfresh.com – Ada yang bergaji ratusan juta per bulan. Bahkan banyak yang bergaji milyaran per pekan, pemain sepakbola Eropa misalnya. Tapi apakah benar rizki kita itu sebesar gaji? Apa benar rizki itu adalah gaji? Tidak. Betapa banyak orang kaya yang dimeja makannya terhidang aneka sajian tapi tentu itu semua belum tentu rizkinya. Ada yang ketika mau mencicipi minuman manis menggoda, lalu teringat riwayat gulanya yang kian gawat. Ada makanan bersantan yang siap disantap, tapi selalu ada penghalang untuk mencicipi, kolesterol yang sudah lama diderita.

Mungkin yang bisa masuk dalam tenggorokannya saat itu hanyalah bubur putih berasa tawar. Maka rizki kita memang sekedar yang kita makan, bukan yang terhidang.

Banyak yang memiliki puluhan pakaian beragam model. Tapi tentu tidak mungkin dia kenakan sekaligus. Ada pakaian yang secara khusus dia pesan untuk acara tertentu dan ketika akan dipakai untuk yang kesekian kali ternyata sudah tidak muat. Pun dengan rumah dan mobil, banyak yang punya lebih dari satu. Tapi apakah mungkin dinikmati satu waktu? Ada kalanya jutru sepeda onthel yang sering menemani hari-hari. Makan rizki kita memang apa yang dikenakan sampai usang, bukan yang tersedia.

Lain lagi soal rekening, banyak yang bersaldo milyaran dalam tabungan. Tapi yang jelas tidak mungkin dia mampu membelanjakannya satu waktu. Kalaupun mampu membelanjakannya, pemakaiannya sebatas nyawa masih di raga. Uang tidak akan menemani kita di kubur, kecuali apa yang kita infakkan. Maka rizki kita memang bukan yang ada di bank, tapi apa yang diinfakkan. Yang diinfakkan inilah yang akan kekal kita nikmati. Yang akan memberi kenikmatan pada kita di hari yang akan datang.

Ya… Uang, pakaian, kendaraan, rumah, makanan, dan apapun yang ada dihadapan kita memang belum tentu rizki kita. Bisa jadi segala kekayaan itu tertulis atas nama kita, tapi bukan kita penikmatnya. Bisa jadi itu hanya menjadi warisan anak cucu yang tidak jarang menjadi sebab pertengkaran.

Maka kita patut mengingat apa yang Rasul sampaikan tentang rizki kita. Pada hakikatnya, hanya ada tiga rizki yang benar-benar menjadi milik kita; apa yang dimakan, apa yang dipakai sampai usang, dan apa yang diinfakkan.

Andi Ardianto (Kontributor GaulFresh dan Peminat Pendidikan)

Andi ardiantoAqidahRizki,soalGaulfresh.com - Ada yang bergaji ratusan juta per bulan. Bahkan banyak yang bergaji milyaran per pekan, pemain sepakbola Eropa misalnya. Tapi apakah benar rizki kita itu sebesar gaji? Apa benar rizki itu adalah gaji? Tidak. Betapa banyak orang kaya yang dimeja makannya terhidang aneka sajian tapi tentu itu semua...Refresh Your Mind
The following two tabs change content below.

Latest posts by Andi ardianto (see all)