andai

“Seandainya manusia mengetahui bahwa nikmat Allah yang ada dalam musibah itu tidak lain seperti halnya nikmat Allah yang ada dalam kesenangan , niscaya hati dan lisannya akan selalu sibuk untuk mensyukurinya” (HR. Muslim)

Subhanallah terkadang manusia lalai bahwa nikmat bukan hanya dalam bentuk kesenangan ataupun suatu kabar baik saja. Namun bentuk sayang Allah berupa kenikmatan terkadang muncul disaat sebuah musibah ataupun bencana itu datang. Bagaimana disaat musibah itu datang menghampiri kita sebagai bentuk teguran dari Allah sebagai kelalaian kita terhadapNya. Mungkin kita sedikit bersyukur ataupun ada hukum syara’ yang kita lalaikan. Sehingga tak sengaja kita melakukan maksiat kepada Allah. Teguran pun datang agar kita segera berbenah diri untuk segera memperbaiki jalan yang kita tempuh kembali ke ‘rel’ syariatNya.   Jadi, musibah itu datang sebagai sebuah kenikmatan bahwa Allah masih menyayangi kita , agar kita bangkit dan bangun dari kemaksiatan kita. seandainya kita dibiarkan terlenah lantas arus deras yang membawa hidup kita maka musibah itu tak akan mampu kita rasakan sebuah kenimatan tapi azabNya.

Maka bersyukurlah dalam segala hal , karena dalam surat cintaNya dikatakan berulangkali “Maka Nikmat Tuhanmu yang Manakah yang kau dustakan?”. Jangan sampai kita ingkar terhadap nikmatNya yang tanpa atau sadar kita syukuri.

 

Oleh : Hikari Ilahi (Kontributor Gaul Fresh)

Hikari-IlahiAqidah“Seandainya manusia mengetahui bahwa nikmat Allah yang ada dalam musibah itu tidak lain seperti halnya nikmat Allah yang ada dalam kesenangan , niscaya hati dan lisannya akan selalu sibuk untuk mensyukurinya” (HR. Muslim) Subhanallah terkadang manusia lalai bahwa nikmat bukan hanya dalam bentuk kesenangan ataupun suatu kabar baik saja. Namun...Refresh Your Mind
The following two tabs change content below.

Hikari-Ilahi

Re-established life of islam

Latest posts by Hikari-Ilahi (see all)